Cara Kerja

Dari target pekerjaan hingga hasil yang siap dipertanggungjawabkan.

AIG menghubungkan operasi lapangan, dokumentasi, verifikasi, dan pelaporan dalam satu kerangka kerja yang jelas.

END-TO-END WORKFLOW

Drone bukan titik akhir. Ia berada di tengah proses yang lebih besar.

Client membutuhkan hasil pekerjaan, bukan sekadar jam terbang. Karena itu alur AIG dibangun agar setiap tahap memiliki konteks, bukti, dan keluaran yang bisa ditinjau.

01

Plan

Pahami area, target, jenis pekerjaan, volume kebutuhan, dan output yang diharapkan.

02

Prepare

Susun jadwal, pilot/operator, pilot, perangkat, material, dan kesiapan area sebelum pekerjaan dimulai.

03

Execute

Jalankan pekerjaan sesuai konteks dan kebutuhan operasi yang telah ditetapkan.

04

Document

Catat realisasi, bukti lapangan, waktu, area, dan catatan kondisi pekerjaan.

05

Verify

Cocokkan target, realisasi, dokumen customer, dan catatan selisih sebelum proses berikutnya.

06

Report

Susun hasil kerja yang dapat digunakan sebagai dasar evaluasi, BAP, rekonsiliasi, dan penagihan.

OPERATIONAL CONTROL SYSTEM

Sistem internal digunakan untuk menjaga pekerjaan tetap terhubung dari dokumen awal hingga penagihan.

Website publik tidak membuka sistem internal AIG. Namun prinsip kontrolnya menjadi bagian penting dari cara kami bekerja: informasi operasional tidak dibiarkan berdiri sendiri.

01

SPK & target

Menjaga konteks pekerjaan: siapa client-nya, jenis pekerjaan, area, dan target yang harus dicapai.

02

Jadwal & sumber daya

Menghubungkan pekerjaan dengan pilot/operator, pilot, kesiapan operasi, dan waktu pelaksanaan.

03

Realisasi lapangan

Mencatat apa yang benar-benar dikerjakan di area berikut dokumentasi pendukungnya.

04

BAP & rekonsiliasi

Memeriksa apakah pengakuan hasil customer terhubung dengan SPK dan realisasi yang mendukung.

05

Invoice & pembayaran

Menjaga keterhubungan antara hasil yang disepakati dengan proses penagihan dan status pembayaran.

06

Audit trail

Membantu tim menelusuri perubahan, keputusan, dan proses penting saat skala operasi bertambah.

ACCOUNTABILITY

Yang ingin kami kurangi adalah ruang abu-abu antara “katanya sudah dikerjakan” dan “bisa dibuktikan sudah dikerjakan”.

Target. Pekerjaan memiliki referensi yang jelas sebelum operasi berjalan.

Evidence. Realisasi dihubungkan dengan bukti dan konteks lapangan.

Variance. Selisih dapat dicatat dan dijelaskan sebelum disepakati.

Traceability. Proses penting dapat ditelusuri ketika diperlukan untuk evaluasi dan tata kelola.

Business inquiry

Ceritakan area, target, dan kebutuhan operasi Anda.

Kami bantu memetakan pendekatan, alur kerja, dokumentasi, dan output yang paling relevan untuk pekerjaan Anda.

Diskusikan dengan AIG